humas karimun
humas karimun

Bravo! Kapolres Kuansing Tutup Sawmil di Desa Kasang Kecamatan Kuantan Mudik Tak Berizin

Published in KARIMUN
Written by  21 February 2018
Rate this item
(0 votes)

 

Ket Photo : Surat Tanda Lunas Pembayaran Pajak Tahun 2008, atas nama, Nicho Hendro, Bukan An. Satu dari, ke Empat Pemilik Sawmil di Duga Ileggal tersebut.

 

Kuansing,(KT) – Akhirnya Kapolres Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau melakukan penutupan terkait aktivitas 4 (empat), sawmill di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, sampai pemilik sawmill tersebut melengkapi periizinanya sesuai dengan Undang-Undang dan Peraturan berlaku.

 

Hal tersebut dikatakan, Kapolres Kuansing, AKBP. Fibri Karpiananto kepada karimuntoday.com, Rabu,(21/2/2018), di ruangan Kapolsek Kuantan Tengah, Ya’ untuk sementara waktu aktivitas 4 empat sawmill di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik untuk sementara ditutup dan sudah dipasang polis line, sampai pemilik sawmill bisa memperlihatkan dokumen lengkap terkait periizinan sawmill tersebut.

 

“ Diakui ketika dilakukan intograsi kepada pemilik sawmill mengatakan, bahwa dokumen periizinanya dalam proses pengurusan, namun, kita membuat kesimpulan, untuk sementara waktu menutup aktivitas sawmill-sawmil tersebut, sampai periizinanya dikeluarkan oleh instansi berwenang,” Tutur kapolres

 

Ditambahkanya lagi, Dia berharap kepada masyarakat apabila menemukan adanya penebangan kayu dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab di kawasan hutan lindung, atau menjual kayu hasil dari tebangan di hutan lindung bukit betabuh, agar melaporkan kepada dirinya, dan juga andaikata masyarakat mengetahui ada oknum polisi yang mencoba membekingi aktivitas sawmill tersebut untuk keuntungan pribadi, laporkan kepada saya, dan apabila terbukti sanksi berat akan menanti,” Tegasnya

 

Sementara dari hasil Investigasi wartawan karimuntoday.com ke Kantor Badan Pendapatan Daerah, terkait dokumen yang dimiliki oleh salah seorang pemilik samwil, yang diserahkan kepada aparat penegak hukum,(polres kuansing),berupa surat tanda lunas pembayaran pajak tahun 2008, atas nama, Nicho Hendrio, Jenis Usaha,Penggergajian Kayu,(Marsawah),Desa Kelurahan, Kecamatan, Cengar Lubuk Jambi Kuantan Mudik, sedangkan 4 dari pemilik sawmill  bernama, Pertama, Amir, Kedua, Puri, Ketiga, Gamal, dan ke, Empat, Siap, tidak ada yang bernama Nicho Hendrio.

 

Dan juga ke empatnya berdomisili di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, artinya, dokumen berupa surat tanda lunas pajak dikeluarkan oleh Dispenda Kuansing pada tahun 2008, bukan milik satu dari ke empat pemilik sawmill tersebut, dan juga, dari keterangan Plt, Kadis Bapenda Kuansing, dari tahun 2008 sampai sekarang Nicho Hendrio tidak pernah membayar pajak lagi, bahkan ketika di cek via online namanya tidak ditemukan sebagai wajib pajak,artinya,apabila yang bersangkutan menjalankan usahanya,berarti illeggal,” Ujar Mulyadi (red/roder)

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« June 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30